Di bawah ketetapan langit yang tak acuh, Jakarta kembali menghadapi ritme alamnya yang abadi. Berdasarkan rilis resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dinamika cuaca yang bergerak di antara kepastian cerah hingga keheningan awan tebal diprediksi akan menyelimuti langit ibu kota sepanjang hari ini.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut data yang dihimpun dari laman resmi BMKG, keheningan pagi hari akan dimulai dengan cuaca cerah berawan yang menaungi seluruh wilayah Jakarta, tanpa terkecuali wilayah pesisir Kepulauan Seribu. Keadaan ini menghadirkan bentangan langit yang tenang sebelum matahari merayap naik menuju titik tertingginya.
Menjelang siang hari, kehangatan yang sunyi tetap bertahan ketika cuaca cerah berawan masih setia menaungi wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, hingga Jakarta Timur. Namun, kenyamanan ini hanyalah sebuah transisi yang fana sebelum kegelisahan atmosfer berubah di paruh hari berikutnya.
Memasuki sore hari, ketenangan tersebut mulai terusik. Cuaca cerah perlahan akan diwarnai oleh kehadiran gumpalan awan tebal yang menggelayut di atas wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara. Sebaliknya, pemandangan berbeda terjadi di Kepulauan Seribu yang diprediksi tetap bertahan dalam balutan langit cerah tanpa gangguan awan tebal.
Ketika malam akhirnya tiba memeluk kota, BMKG memprakirakan kepasrahan cuaca akan kembali pada kondisi cerah berawan di seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu. Berdasarkan pengukuran stasiun meteorologi, suhu udara hari ini bergerak fluktuatif di antara bauran angka 24 sampai 34 derajat celsius, dengan kelembapan udara yang berjarak antara 35 hingga 76 persen.