Warta Kabayan Warta Kabayan
/home / berita / Pria Diduga Alami Gangguan Mental...
BERITA

Pria Diduga Alami Gangguan Mental Dua Kali Diamankan di Bandara Pangkalan Bun

Petugas mengamankan seorang pria yang diduga linglung di Bandara Iskandar Pangkalan Bun

Petugas mengamankan seorang pria yang diduga linglung di Bandara Iskandar Pangkalan Bun

Suasana di Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, sempat memicu perhatian para calon penumpang pada Sabtu (11/07) siang. Seorang pria yang diduga mengalami gangguan mental dilaporkan berjalan mondar-mandir di area terminal sambil berbicara tidak jelas.

Pria yang belakangan diidentifikasi bernama Akel tersebut pertama kali terlihat di area bandara dengan mengenakan kemeja putih dan sarung, serta memiliki tato di tubuhnya. Lantaran gelagatnya tampak kebingungan, petugas Aviation Security (Avsec) bersama Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) segera melakukan tindakan pengamanan secara persuasif.

Setelah situasi berhasil dikendalikan, pihak otoritas bandara langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Kotawaringin Barat. Namun, hanya berselang beberapa jam kemudian, dari pantauan redaksi, Akel justru kembali terlihat berjalan kaki dari arah kawasan TNI AU menuju Bandara Iskandar dengan pakaian yang berbeda, yakni kemeja flanel hijau dan celana panjang cokelat.

Berdasarkan pengamatan tim redaksi, petugas Avsec kembali mengamankan pria tersebut dan berupaya menenangkan kondisinya sebelum menelusuri identitasnya lebih lanjut. Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa Akel sebelumnya sempat bekerja di sebuah rumah makan ikan asapan di kawasan Pelingkau, Kelurahan Baru.

Pihak keamanan kemudian menghubungi pemilik rumah makan tersebut untuk mencari informasi mengenai keberadaan keluarga Akel. Upaya ini membuahkan hasil setelah diketahui bahwa ia memiliki keluarga yang tinggal di kawasan Bundaran Pancasila, Pangkalan Bun. Petugas Avsec bersama personel Polisi Militer TNI AU akhirnya mengantarkan Akel pulang.

Seorang warga yang berada di bandara, Andika, mengaku menyaksikan langsung proses pengamanan tersebut. Menurut pengakuannya, Akel terlihat sangat kebingungan saat dimintai keterangan oleh petugas yang berjaga.

"Saya mau pulang dari bandara melihat pria itu sedang ditanyai petugas, tapi jawabannya ngalor-ngidul, tidak jelas, seperti orang linglung," ujar Andika saat memberikan kesaksiannya di lokasi kejadian.

Menurut penjelasan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kotawaringin Barat, Hazriansyah, pemilik rumah makan tempat Akel bekerja sebelumnya tidak mengetahui bahwa pria tersebut diduga mengalami gangguan nonfisik. Meski demikian, pihak tempat kerja tetap bertanggung jawab dan berkoordinasi dengan pihak keluarga.

"Bahkan, hak gaji Akel selama lima hari bekerja dan bantuan tiket kapal telah disiapkan untuk diserahkan kepada keluarganya," kata Hazriansyah dalam keterangan tertulisnya.

Hazriansyah juga menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak, mulai dari aparat keamanan bandara hingga Bhabinkamtibmas Kelurahan Baru yang membantu proses pemulangan ini. Ia meminta masyarakat untuk tidak berasumsi bahwa pria tersebut sengaja ditelantarkan.

"Jangan mudah menyimpulkan bahwa yang bersangkutan ditelantarkan. Kami memastikan setiap informasi ditindaklanjuti dan seluruh pihak saling berkoordinasi hingga akhirnya Akel berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya," pungkas Hazriansyah.

// TOPICS
#pangkalan_bun #kotawaringin_barat #bandara_iskandar #dinas_sosial #gangguan_mental #berita_indonesia
Tim Jurnalis Nasional & Daerah

Redaksi Warta Kabayan terdiri dari jurnalis berpengalaman yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, berdedikasi untuk menyajikan berita nasional dan daerah paling lengkap dan terpercaya. Dari politik di Senayan hingga peristiwa di pelosok negeri, dari ekonomi makro hingga budaya lokal, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.