Seorang pengemudi ojek online berinisial RRM (31) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya di kawasan Jalan Besakih, Denpasar, Bali. Jasad pria asal Garut, Jawa Barat, tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa busana dengan pintu kamar yang terkunci dari dalam pada Sabtu (11/07) malam.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan tetangga kosnya yang berinisial DAR. Saksi merasa janggal lantaran tidak melihat keberadaan korban sepanjang hari.
Menurut Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, saksi sempat berupaya menghubungi korban melalui panggilan telepon maupun pesan aplikasi WhatsApp. "Saksi berusaha menghubungi korban lewat telepon dan chat Whatsapp namun tidak aktif," ujar Azel dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (12/07).
Dari pantauan redaksi, rasa curiga yang semakin besar membuat DAR berinisiatif memeriksa kamar korban melalui celah jendela pada malam harinya. Saat itulah saksi melihat korban sudah dalam posisi terlentang di atas kasur tanpa menunjukkan pergerakan.
Melihat kondisi tersebut, DAR segera melaporkan temuannya kepada pemilik kos yang berinisial HS. Karena pintu akses utama terkunci rapat dari dalam, keduanya terpaksa membongkar jendela kamar korban untuk memberikan pertolongan pertama.
"Setelah berhasil membongkar jendela dan membuka kamar korban, terlihat korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di atas kasur dalam keadaan telanjang," terang Azel menjelaskan kronologi penemuan jasad tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari saksi DAR, korban terakhir kali terlihat pada Jumat (10/07) malam saat baru pulang bekerja. Korban juga diketahui sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya yang menurun sekitar seminggu sebelum insiden ini terjadi.
Saat pertemuan terakhir itu, DAR sempat menawarkan untuk membelikan makanan kepada korban sebelum keluar kos. "Korban menjawab sambil bercanda bahwa mau nitip pizza sambil naik ke kamar kosnya di lantai tiga," imbuh Azel menceritakan interaksi terakhir kedua pria tersebut.
Amatan tim identifikasi kepolisian di lokasi kejadian menunjukkan jasad korban sudah mengalami lebam mayat. Kendati demikian, petugas memastikan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
Pihak kepolisian hingga kini masih mendalami penyebab pasti kematian pengemudi ojek online tersebut. Sementara itu, jenazah RRM telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof Ngoerah Denpasar pada tengah malam untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.