Warta Kabayan Warta Kabayan
/home / ekonomi / Bontang: Kota Terkaya di Kalimantan...
EKONOMI

Bontang: Kota Terkaya di Kalimantan Bidik Hilirisasi Sawit

Kawasan industri kelapa sawit dan pelabuhan di Kota Bontang, Kalimantan Timur

Kawasan industri kelapa sawit dan pelabuhan di Kota Bontang, Kalimantan Timur

Kota Bontang yang terletak di Provinsi Kalimantan Timur tercatat sebagai daerah terkaya di Pulau Kalimantan dengan produk domestik regional bruto (PDRB) per kapita mencapai Rp371,19 juta pada tahun 2025. Perekonomian kota ini ditopang oleh dua industri raksasa penghasil gas bumi terbesar di Indonesia, yaitu PT Badak LNG dan PT Pupuk Kalimantan Timur.

Uniknya, dari pantauan redaksi, kota yang terkenal dengan permukiman di atas laut ini sebenarnya tidak memiliki perkebunan sawit skala besar. Total lahan kelapa sawit di wilayah ini hanya seluas 51 hektare dengan produksi sekitar 159,5 ton tandan buah segar (TBS). Namun, keterbatasan lahan tersebut tidak menyurutkan langkah pemerintah daerah untuk menjadi pemain utama dalam masa depan hilirisasi kelapa sawit.

Keyakinan tersebut didasarkan pada posisi geografis Bontang yang dikelilingi oleh perkebunan kelapa sawit sangat luas milik daerah tetangga di Kalimantan Timur yang mencapai 1,48 juta hektare. Pemerintah Kota Bontang merespons program hilirisasi ini melalui skema "investment project ready to offer" (IPRO) berupa industri turunan minyak kelapa sawit.

Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, Muhammad Aspian Nur, proyek ini akan memperluas rantai pasok pengolahan kelapa sawit secara masif. "Proyek ini akan mampu memperluas rantai pasok pengolahan kelapa sawit secara masif, sekaligus menjadi jawaban konkret untuk mengurangi ketergantungan impor bahan kimia industri dalam negeri," kata Aspian.

Bontang menawarkan dua proyek besar ke investor domestik dan global, yakni industri fatty amine senilai Rp1,88 triliun dan proyek fatty acid senilai Rp3,77 triliun. Keduanya direncanakan berdiri di kawasan Kaltim Industrial Estate (KIE) Bontang, sebuah kawasan industri strategis yang memiliki keunggulan konektivitas dan logistik.

Berdasarkan laporan keuangan daerah, total investasi yang masuk ke Bontang pada tahun 2025 mencapai Rp3,08 triliun, di mana penanaman modal dalam negeri (PMDN) menjadi tulang punggung dengan sumbangan Rp3,02 triliun. Pada triwulan I tahun 2026, realisasi investasi Bontang sudah mencatatkan angka Rp796,78 miliar, atau sekitar 23,25 persen dari target tahunan sebesar Rp3,42 triliun.

// TOPICS
#bontang #kalimantan_timur #hilirisasi_sawit #investasi #kelapa_sawit #ekonomi
Jurnalis Senior - Spesialis Politik & Ekonomi Nasional

Santika Winarsih adalah jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 12 tahun meliput dinamika politik dan ekonomi Indonesia. Keahliannya dalam menganalisis kebijakan pemerintah, isu legislatif, dan tren ekonomi makro menjadikannya rujukan utama bagi pembaca yang haus akan informasi akurat dan mendalam. Telah meliput berbagai peristiwa penting seperti pemilu, sidang kabinet, konferensi ekonomi internasional, dan wawancara eksklusif dengan tokoh-tokoh kunci nasional.