Akses transportasi yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi di Sumatra Barat lumpuh total setelah bencana tanah longsor melanda kawasan Lembah Anai. Menurut informasi yang dihimpun, material longsor menutup badan jalan Lintas Sumatra tersebut sejak siang hari dan memicu kemacetan panjang dari kedua arah.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan keterangan dari Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Finot, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Demi mengantisipasi risiko yang lebih besar dan menjamin keselamatan para pengguna jalan, pihak kepolisian langsung mengambil tindakan tegas dengan menutup total jalur utama tersebut.
"Terjadi longsor pukul 14.00 WIB. Lokasi kami tutup total dari Padang-Bukittinggi maupun arah sebaliknya," ujar AKP Finot saat memberikan konfirmasi mengenai situasi terkini di lapangan pada Rabu (24/06/2026).
Dari pantauan redaksi, penanganan darurat di lokasi kejadian belum dapat dilakukan secara maksimal hingga sore hari. Hal ini disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak menentu serta medan yang dinilai masih terlalu berbahaya bagi para petugas penyelamat dan alat berat.
Menurut analisis pihak berwajib di lokasi, proses evakuasi material longsor masih terhambat karena adanya indikasi pergerakan tanah susulan di atas area tebing yang runtuh. Pengendara yang hendak melintas diimbau untuk mencari jalur alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan yang kian parah.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, kawasan Lembah Anai memang dikenal sebagai salah satu titik paling rawan longsor di jalur Lintas Sumatra, terutama saat intensitas curah hujan meningkat. Pengawasan ketat kini terus dilakukan oleh aparat kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk mengantisipasi perkembangan situasi.