Aksi kejahatan jalanan yang menimpa kelompok rentan kembali memicu kecaman publik di media sosial. Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang perempuan pengemudi ojek online tunarungu berinisial RA menjadi korban tabrak lari sekaligus pencurian kendaraan bermotor di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Peristiwa nahas ini bermula ketika korban yang sedang membawa orderan paket ekspres tiba-tiba ditabrak dari belakang oleh sebuah angkutan kota bernomor lambung 103. Benturan keras tersebut menyebabkan korban sempat tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.
Menurut Ketua Umum Gabungan Ojek Online Roda Dua Medan dan Sekitarnya (Godams), Agam Zubir, supir angkot yang menabrak korban langsung melarikan diri dengan dalih ingin mengantarkan penumpangnya terlebih dahulu ke lokasi tujuan.
Dari pantauan redaksi melalui rekaman video yang beredar, sejumlah pengemudi ojek online lain dan warga sekitar segera menolong korban yang terluka untuk dibawa ke rumah sakit terdekat. Sementara itu, sepeda motor milik korban berinisiatif dititipkan sementara di sebuah kios salon wanita yang berada di sekitar tempat kejadian perkara.
Namun, situasi ini dimanfaatkan oleh seorang pria tidak dikenal untuk melancarkan aksi penipuan. Berdasarkan keterangan saksi di tempat penitipan, pelaku mendatangi kios salon tersebut dan berpura-pura mengaku sebagai anggota keluarga korban untuk mengambil sepeda motor secara paksa.
Pengamatan tim redaksi melalui pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi mengonfirmasi bahwa pria yang membawa kabur sepeda motor tersebut bukanlah kerabat korban. Pelaku diduga merupakan salah satu orang yang berpura-pura ikut menolong korban sesaat setelah kecelakaan terjadi.
Kasus yang menimpa warga Jalan Amal Luhur, Kecamatan Medan Helvetia ini kini tengah menjadi sorotan luas. Pihak komunitas ojek online setempat dilaporkan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna melacak keberadaan pelaku pencurian dan supir angkot yang melarikan diri tersebut.