Ribuan kendaraan terjebak dalam kemacetan horor di jalur wisata Medan-Berastagi, Sumatra Utara. Akibat kelumpuhan arus lalu lintas yang tak kunjung bergerak ini, sejumlah pengendara dilaporkan harus menghabiskan waktu hingga 12 jam dan terpaksa bermalam di dalam mobil mereka.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan penuturan salah seorang warga Medan, Vania, ia terjebak kemacetan selama sekitar 10 jam sejak Sabtu (04/07) malam saat hendak pulang dari Berastagi. Kendaraannya mulai tertahan di sekitar area peristirahatan dekat Hillpark Berastagi pada pukul 21.30 WIB dan baru bisa mencapai Sembahe pada pukul 07.00 WIB keesokan harinya.
Menurut Vania, kemacetan parah ini dipicu oleh banyaknya truk yang melintas pada akhir pekan, ditambah dengan adanya truk yang mengalami mogok di kawasan tikungan Tirtanadi. Ia menambahkan bahwa para pengendara sempat diminta mematikan mesin dan beristirahat oleh warga sekitar ketika proses evakuasi truk oleh pihak kepolisian sedang berlangsung.
Pengalaman serupa juga dialami oleh Shella Pertiwi yang tertahan di jalanan selama 12 jam sejak berada di Tugu Perjuangan Berastagi pada pukul 19.00 WIB. Memasuki kawasan Sibolangit sekitar pukul 22.00 WIB, kendaraan benar-benar lumpuh total di tengah cuaca hujan deras dan angin kencang, sehingga beberapa pengendara sempat turun ke aspal jalan.
Shella menceritakan bahwa situasi diperparah oleh kekhawatiran para pengendara yang kehabisan bahan bakar minyak karena kendaraan mereka tertahan hingga subuh. Dari pantauan redaksi, antrean kendaraan mengular sangat panjang dan baru mulai terurai perlahan saat memasuki wilayah Pancur Batu pada Minggu (05/07) pagi.
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa kendala utama di lapangan adalah adanya gangguan teknis pada kendaraan berat. Menurut Wakasatlantas Polrestabes Medan Surbaki, kepadatan volume arus lalu lintas di jalur wisata Medan-Berastagi ini dipicu oleh sebuah truk yang mogok di kawasan Sembahe.
Melalui keterangan resmi di media sosial Satlantas Polrestabes Medan, Surbaki menjelaskan bahwa petugas langsung dikerahkan ke lokasi untuk menangani truk tersebut. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang melintas di jalur Sembahe agar tetap bersabar dan mengutamakan keselamatan berkendara.