Dokter tim nasional Norwegia, Ola Sand, terpaksa mengeluarkan pernyataan publik setelah komentar sang manajer, Stale Solbakken, memicu kekhawatiran mengenai adanya wabah penyakit di dalam kamp pelatihan mereka. Isu ini merebak menjelang pertandingan krusial babak perempat final Piala Dunia melawan Inggris yang akan digelar di Miami, Amerika Serikat.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi, rumor ini mencuat setelah Norwegia menumbangkan Brasil 2-1 di babak 16 besar melalui dua gol Erling Haaland. Dalam laga tersebut, bek Torino, Marcus Pedersen, terpaksa absen karena mendadak jatuh sakit pada pagi hari menjelang pertandingan, meskipun ia sebelumnya mengikuti sesi latihan penuh tanpa kendala.
Menurut penjelasan Stale Solbakken dalam konferensi pers pascapertandingan, beberapa pemainnya memang sempat mengalami gejala ringan. Penyerang Crystal Palace, Jorgen Strand Larsen, dikabarkan sempat menderita demam tinggi meski kini telah pulih, sementara beberapa staf dan pemain lain dilaporkan mengalami batuk-batuk kecil.
Solbakken menilai kondisi tersebut merupakan hal yang wajar mengingat ketatnya jadwal penerbangan, penggunaan pendingin ruangan (AC) yang konstan, serta pergantian ruang ganti. Skuad Norwegia sendiri harus menempuh perjalanan darat dan udara yang sangat jauh, termasuk menempuh jarak ribuan mil dari Dallas ke North Carolina, lalu berlanjut ke New Jersey selama turnamen berlangsung.
Melihat spekulasi yang kian liar di media massa, dokter tim Ola Sand langsung angkat bicara demi menenangkan situasi. "All players are healthy now. Very little fuss considering that we have been close together for almost six weeks. So great that they believe this [the sickness bug rumour]. We are in control," tegas Sand kepada media Norwegia, Nettavisen.
Dari pengamatan tim redaksi, selain isu kesehatan, kedua tim kini juga dibayangi oleh ancaman cuaca ekstrem di Miami. Berdasarkan laporan prakiraan cuaca NBC 6 Miami, terdapat potensi badai petir lokal serta suhu udara yang diprediksi mencapai puncaknya hingga 35 derajat Celsius pada hari pertandingan Sabtu besok.
Kondisi panas ekstrem di atas 28 derajat Celsius ini diyakini dapat menurunkan performa fisik, mempercepat kelelahan, dan memengaruhi kecepatan berlari para pemain di lapangan. Sebelum laga ini, pertandingan Inggris melawan Republik Demokratik Kongo di Atlanta juga sempat menghadapi tantangan suhu 34 derajat Celsius, namun berhasil diredam berkat teknologi pendingin stadion.