Warta Kabayan Warta Kabayan
/home / daerah / Plt Bupati Bekasi Targetkan Santunan...
DAERAH

Plt Bupati Bekasi Targetkan Santunan 1.000 Anak Yatim pada 2027

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menghadiri santunan anak yatim di Babelan

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menghadiri santunan anak yatim di Babelan

Di tengah bentangan waktu yang terus bergulir, manusia kerap mencari makna dalam setiap transisi zaman. Pada momentum peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Bekasi mencoba menyalakan secercah harapan bagi mereka yang paling rentan. Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, hadir di tengah ratusan anak yatim di Yayasan Pendidikan Islam Sabilul Muhtadin, Kecamatan Babelan, bukan sekadar untuk seremoni, melainkan menunaikan sebuah tanggung jawab eksistensial.

Berdasarkan laporan resmi dari lokasi acara, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah memperluas program kemanusiaan ini dengan menargetkan 1.000 penerima santunan melalui Badan Amil Zakat Nasional pada tahun 2027 kelak. Langkah ini diambil sebagai ikhtiar nyata untuk meredam penderitaan sosial dan memastikan keadilan distributif dapat menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan perlindungan.

Dalam keheningan acara yang khidmat, Asep Surya Atmaja menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya yang mendalam terhadap komitmen tanpa pamrih dari Yayasan Pendidikan Islam Sabilul Muhtadin. Yayasan ini dinilai konsisten merawat nilai-nilai spiritualitas sekaligus keadilan sosial bagi warga sekitar, khususnya anak-anak yatim yang kehilangan penopang hidupnya.

Menurut penuturan Asep Surya Atmaja, kunjungan ini juga membawa ingatan emosional akan jalinan kekerabatan yang telah lama mengakar. "Saya ke sini ketemu Kyai Mukhtar Shiddiq seperti orang tua, dulu kakak saya almarhum Bupati Bekasi Pak H. Eka Supria Atmaja sering ke sini. Sekarang berkat Qadarullah bisa berkunjung ke Yayasan Pendidikan Islam Sabilul Muhtadin," ujarnya dengan nada penuh takzim.

Lebih lanjut, berdasarkan data akumulatif, Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Amil Zakat Nasional sejauh ini telah menyalurkan santunan konkret kepada 4.140 anak yatim yang tersebar di 23 kecamatan. Kebijakan ini menegaskan bahwa dalam menghadapi ketidakpastian hidup, solidaritas kolektif adalah benteng pertahanan kemanusiaan yang paling utama.

Tidak berhenti pada santunan berkala, pemerintah daerah setempat juga memfasilitasi 100 anak yatim untuk berbelanja kebutuhan hari raya dengan memanfaatkan voucher senilai Rp500 ribu. Anggaran tersebut bersumber langsung dari dana yang dihimpun oleh Badan Amil Zakat Nasional dari zakat para ASN serta anggota DPRD.

Asep Surya Atmaja menegaskan ambisinya untuk memperluas jangkauan kebahagiaan universal ini pada masa mendatang. "Kami ingin semakin banyak anak yatim yang merasakan kebahagiaan. Insya Allah tahun depan targetnya bisa mencapai 1.000 anak. Dana yang dikelola Baznas berasal dari zakat ASN dan anggota DPRD, sehingga harus kembali dimanfaatkan untuk kepentingan umat," ungkapnya penuh keyakinan.

Guna memastikan program ini berjalan tepat sasaran dan menyeluruh, ia menginstruksikan kepada seluruh camat, kepala desa, hingga lurah untuk melakukan pendataan yang akurat terhadap anak yatim di wilayah masing-masing. Langkah administratif ini diposisikan sebagai fondasi penting penyusunan skema bantuan rutin.

Bagi Asep, kepedulian terhadap kelompok rentan adalah sebuah kewajiban moral yang mutlak dan tidak bisa ditawar oleh birokrasi. "Anak-anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai ada anak yang tidak bisa sekolah atau kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. Pemerintah harus hadir memberikan perhatian dan harapan bagi mereka," tegasnya memungkasi arahannya.

Pada akhirnya, Tahun Baru Islam tidak boleh berlalu sebagai angka-angka kalender yang dingin. Menurut Asep Surya Atmaja, momentum suci ini harus dipandang sebagai panggilan jiwa untuk memperkuat keimanan, mempertebal kepedulian sosial, serta merawat semangat gotong royong demi membangun peradaban Kabupaten Bekasi yang lebih adil dan manusiawi.

// TOPICS
#kabupaten_bekasi #anak_yatim #baznas #tahun_baru_islam #bantuan_sosial #babelan
Jurnalis Senior - Spesialis Politik & Ekonomi Nasional

Santika Winarsih adalah jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 12 tahun meliput dinamika politik dan ekonomi Indonesia. Keahliannya dalam menganalisis kebijakan pemerintah, isu legislatif, dan tren ekonomi makro menjadikannya rujukan utama bagi pembaca yang haus akan informasi akurat dan mendalam. Telah meliput berbagai peristiwa penting seperti pemilu, sidang kabinet, konferensi ekonomi internasional, dan wawancara eksklusif dengan tokoh-tokoh kunci nasional.