Warta Kabayan Warta Kabayan
/home / hukum / Prabowo: Hukum Tak Boleh Jadi Alat...
HUKUM

Prabowo: Hukum Tak Boleh Jadi Alat Balas Dendam Politik

Presiden Prabowo Subianto memberikan amanat pada upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas Bogor

Presiden Prabowo Subianto memberikan amanat pada upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas Bogor

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa hukum di Indonesia harus ditegakkan secara adil dan bebas dari intervensi. Ia melarang keras hukum dijadikan alat untuk melayani kepentingan kelompok tertentu maupun komoditas politik.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Satuan Latihan Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dari pantauan redaksi, acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan petinggi Kepolisian Republik Indonesia.

Menurut Presiden Prabowo, sebagai negara hukum, pemerintah memiliki kewajiban mutlak untuk memastikan perlindungan dan rasa keadilan yang merata bagi seluruh rakyat, tanpa memandang status sosial.

"Hukum harus menjadi tempat berlindung bagi mereka yang lemah. Hukum tidak boleh tajam ke bawah, tumpul ke atas. Hukum tidak boleh menjadi alat mereka-mereka yang punya uang," ujar Presiden Prabowo di hadapan para personel kepolisian.

Berdasarkan pengamatan tim redaksi, isu netralitas aparat dan penegakan hukum yang berkeadilan memang kerap menjadi sorotan publik dalam beberapa tahun terakhir. Menanggapi hal itu, Presiden mengingatkan agar institusi penegak hukum menghindari praktik diskriminasi dan penyalahgunaan wewenang.

"Hukum tidak boleh menjadi alat balas dendam politik. Hukum tidak boleh digunakan untuk kepentingan satu kelompok manapun. Tidak boleh ada kriminalisasi. Tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menginstruksikan agar setiap warga negara yang mencari kebenaran mendapatkan pelayanan yang semestinya. Negara harus hadir untuk memberikan rasa aman kepada mereka yang berada di pihak yang benar.

"Saya tekankan kembali. Rakyat paling lemah harus mendapat perlindungan. Masyarakat yang mencari kebenaran dan keadilan harus dilayani. Orang yang benar harus merasa aman. Orang yang bersalah harus bertanggung jawab atas perbuatannya," pungkas Presiden Prabowo.

// TOPICS
#prabowo_subianto #hari_bhayangkara #penegakan_hukum #kriminalisasi #brimob_cikeas #politik_indonesia #keadilan_sosial
Jurnalis Daerah & Budaya - Spesialis Isu Lokal dan Kearifan Tradisional

Rudi Yanataro adalah jurnalis yang mendalami isu-isu daerah dan kebudayaan Indonesia. Dengan latar belakang sebagai antropolog budaya, ia memiliki pemahaman mendalam tentang kearifan lokal, adat istiadat, dan dinamika sosial di berbagai wilayah Nusantara. Liputannya yang dekat dengan masyarakat akar rumput menjadikannya jembatan antara peristiwa daerah dan audiens nasional. Ia juga aktif meliput pariwisata, seni tradisional, dan isu lingkungan di berbagai daerah di Indonesia.