Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India Narendra Modi secara resmi meluncurkan proyek kolaborasi antara Indonesia dan India. Kerja sama ambisius ini difokuskan pada konservasi warisan budaya Candi Prambanan yang terletak di kawasan Taman Wisata Candi Prambanan, Yogyakarta, pada Rabu siang.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan di lapangan, peluncuran kolaborasi tersebut ditandai secara simbolis melalui prosesi penyingkapan kain penutup plakat bertuliskan "Indonesia-India Collaborative Cultural Heritage Conservation for Prambanan Temple". Pengamatan tim redaksi menunjukkan lokasi plakat tersebut sengaja ditempatkan di dekat reruntuhan candi-candi kecil yang dikenal sebagai perwara.
Menurut catatan sejarah, terdapat sekitar 200 candi perwara atau candi pendamping di dalam kompleks Candi Prambanan yang kondisinya saat ini masih berupa bongkahan batu dan belum berhasil disusun kembali seperti bentuk aslinya. Proyek kerja sama bilateral ini diharapkan dapat mengembalikan kemegahan arsitektur masa lalu tersebut.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjelaskan bahwa Pemerintah Indonesia sengaja mengarahkan kolaborasi pemugaran ini bersama India untuk menyasar revitalisasi menyeluruh di kawasan Prambanan, termasuk rekonstruksi perwara. Pernyataan tersebut disampaikan Fadli Zon saat ditemui wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, sehari sebelum kunjungan ke Yogyakarta dilakukan.
Dari pantauan redaksi, PM Modi dan Presiden Prabowo bertolak dari Jakarta menuju Yogyakarta menggunakan helikopter kepresidenan, di mana mereka sempat memantau kemegahan salah satu candi Hindu terbesar di Asia Tenggara tersebut dari udara. Setibanya di lokasi, kedua pemimpin negara berkeliling area dalam kompleks menggunakan buggy yang dikemudikan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Dalam rangkaian kunjungan itu, PM Modi menyempatkan diri turun untuk berjalan kaki di halaman dalam dekat candi utama dan menyapa umat Hindu yang sedang melangsungkan ibadah di pelataran. Agenda di Prambanan ini sekaligus menjadi penutup dari rangkaian kunjungan kenegaraan PM Modi di Indonesia yang berlangsung sejak tanggal 6 hingga 8 Juli 2026.