Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan sebanyak 30 sekolah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, masuk dalam daftar penerima Program Revitalisasi Sekolah pada tahun anggaran 2026. Langkah ini diambil guna memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan yang mengalami kerusakan di wilayah tersebut.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan data yang dihimpun, Pemerintah Kota Makassar awalnya mengajukan sebanyak 79 sekolah untuk mendapatkan bantuan perbaikan. Dari pantauan redaksi, kepastian mengenai jumlah sekolah yang lolos verifikasi ini disampaikan langsung oleh Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Moch Salim Somad, saat menghadiri peletakan batu pertama revitalisasi SD Muhammadiyah Mimbar Baru di Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala.
Menurut keterangan Moch Salim Somad, kuota untuk Kota Makassar awalnya hanya dialokasikan bagi 11 sekolah, namun kemudian bertambah menjadi 30 sekolah dalam daftar penerima program. "Alhamdulillah, ini capaian yang sangat baik," ujarnya di sela-sela kegiatan yang juga menandai dimulainya pelaksanaan program rekayasa fisik tersebut.
Pihak kementerian juga menyatakan bahwa tambahan kuota susulan masih sangat mungkin diperoleh pada tahap berikutnya, dengan catatan sekolah yang diusulkan memenuhi kriteria prioritas. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, seluruh dokumen administratif seperti Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan menu pekerjaan untuk 19 sekolah di tahap pertama harus segera dirampungkan sebelum penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada 16 hingga 20 Juli mendatang.
Moch Salim Somad juga meminta Pemerintah Kota Makassar untuk aktif mengusulkan sekolah negeri maupun swasta yang mengalami kerusakan berat. "Kalau memang ada sekolah yang kondisinya sangat mendesak dan harus segera direvitalisasi tahun ini, segera informasikan. Yang diprioritaskan adalah sekolah dengan kerusakan paling berat," jelas Salim.
Merespons hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menyambut baik program ini. Achi berharap agar pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih, khususnya kepada sekolah-sekolah yang berada di wilayah kepulauan terpencil seperti Kecamatan Sangkarrang pada tahap revitalisasi berikutnya.